Senin, 06 Juli 2026 | 10:23:57 WIB | Dibaca : 0 Kali

Bengkalis Durian Fest 2026 Ditutup, Kasmarni Ingin Jadi Event Unggulan Penggerak Ekonomi Daerah

Bengkalis Durian Fest 2026 Ditutup, Kasmarni Ingin Jadi Event Unggulan Penggerak Ekonomi Daerah Teks foto: Bupati Bengkalis Kasmarni menutup Durian Fest 2026

BENGKALIS – Setelah berlangsung selama tiga hari, Bengkalis Durian Fest 2026 resmi ditutup Bupati Bengkalis Kasmarni di Lapangan Tugu Bengkalis, Ahad (5/7/2026) malam. Penutupan festival berlangsung meriah dengan penampilan penyanyi Melayu asal Riau, Al Hafiz.

Dalam sambutannya, Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan festival, mulai dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Sanggar Renjana, panitia pelaksana, sponsor, pelaku UMKM, petani durian, relawan hingga aparat keamanan.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Bengkalis Durian Fest 2026 dapat terlaksana dengan sukses, tertib dan meriah. Festival ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah melalui bazar durian, pameran UMKM, perlombaan, pertunjukan seni budaya hingga hiburan rakyat," ujar Kasmarni.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada lima kontestan terbaik yang dinilai berjasa dalam melestarikan durian lokal Bengkalis. Penghargaan diberikan kepada Susanto dari Desa Resam Lapis, Ahmad Hady Kusuma dari Desa Bantan Tengah, Muhammad Romadhoni dari Desa Ulu Pulau, dan Bayu Prabowo dari Desa Selat Baru.

Kasmarni berharap Bengkalis Durian Fest tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi terus berkembang menjadi event unggulan yang mampu memperkuat identitas Bengkalis sebagai salah satu sentra durian terbaik di Indonesia.

Menurutnya, durian Bengkalis memiliki nilai ekonomi yang tinggi apabila dikelola secara profesional, mulai dari budidaya, pascapanen, pengolahan produk hingga pemasarannya.

"Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi gerakan bersama untuk mengangkat potensi unggulan daerah. Jika dikelola dengan baik, komoditas durian mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat UMKM sekaligus menjadi daya tarik wisata daerah," katanya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun kolaborasi dalam meningkatkan kualitas produksi durian lokal, mengembangkan inovasi produk olahan berbahan dasar durian, memperkuat promosi, serta menjadikan Bengkalis sebagai destinasi wisata durian di Provinsi Riau bahkan tingkat nasional.

Selain itu, Kasmarni memberikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba mural, kontes durian dan lomba olahan makanan berbahan dasar durian yang telah berpartisipasi mempromosikan kreativitas serta kecintaan terhadap produk lokal.

"Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen terus mendukung penyelenggaraan event-event kreatif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat identitas budaya Melayu, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bengkalis," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Bupati Bengkalis ke 14 Amril Mukminin, Wakil Bupati Bagus Santoso, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Bengkalis Siti Aisyah, Ketua Umum MKA LAMR Bengkalis Datuk Seri Ilham Noer, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.