Senin, 24 Agustus 2026 | 20:28:09 WIB | Dibaca : 0 Kali

Rinto Bagikan Tips Jadi Mahasiswa Berprestasi di Polbeng

Rinto Bagikan Tips Jadi Mahasiswa Berprestasi di Polbeng Teks foto:

BENGKALIS – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis, DR. Rinto, SE., M.Si., membagikan sejumlah tips kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) agar mampu meraih prestasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Rinto saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Bengkalis Tahun Akademik 2026/2027, Senin (24/8/2026), di Kampus Polbeng.

Pada tahun akademik 2026/2027, sebanyak 1.296 mahasiswa baru mengikuti proses pengenalan kehidupan kampus. Di hadapan para mahasiswa, Rinto menekankan bahwa menjadi mahasiswa bukan sekadar mengejar nilai akademik, tetapi juga harus mampu mengembangkan berbagai kemampuan dan pengalaman.

“Harus ada kemampuan untuk melakukan sesuatu yang lebih. Kita harus memiliki kemampuan lebih dari apa yang diusahakan,” pesan Rinto kepada mahasiswa baru.

Menurutnya, mahasiswa perlu membangun pondasi sejak awal perkuliahan. Ia kemudian membagikan sejumlah hal yang dinilai penting untuk menjadi mahasiswa berprestasi.

Pertama, memiliki target. Mahasiswa harus menentukan tujuan yang ingin dicapai selama menjalani pendidikan. Target tersebut menjadi arah agar setiap proses perkuliahan memiliki tujuan yang jelas.

Kedua, disiplin. Rinto mengingatkan mahasiswa agar tidak menggantungkan aktivitas pada suasana hati atau mood. Setiap tugas yang diberikan dosen harus segera dikerjakan dan tidak ditunda.

“Jangan tergantung mood. Kalau ada tugas, langsung dikerjakan,” ujarnya.

Ketiga, aktif berorganisasi. Menurut Rinto, organisasi menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk belajar memimpin, bekerja sama, mengambil keputusan dan mengasah kemampuan interpersonal.

Karena itu, mahasiswa didorong untuk bergabung dengan organisasi sesuai minat dan kemampuannya.

Keempat, membangun portofolio. Rinto mengajak mahasiswa untuk tidak hanya mengikuti kegiatan perkuliahan, tetapi juga menghasilkan karya dan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat menjadi pengalaman serta portofolio.

Ia meyakini Polbeng memiliki berbagai ruang pembinaan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka.

Kelima, membangun jejaring. Mahasiswa, katanya, perlu mulai membangun hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk alumni, pemerintah, dunia usaha maupun lingkungan profesional lainnya.

“Jejaring itu penting. Bangun hubungan dengan alumni, pemerintah dan pihak lainnya,” katanya.

Keenam, mampu beradaptasi. Dunia pendidikan dan dunia kerja terus mengalami perubahan. Karena itu, mahasiswa harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan, perkembangan teknologi maupun tantangan baru.

Ketujuh, membangun kemampuan komunikasi dan menulis. Rinto menilai kemampuan menyampaikan gagasan secara baik, baik secara lisan maupun tulisan, merupakan keterampilan penting yang akan sangat berguna setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.

Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Bengkalis ini juga mengingatkan mahasiswa agar berupaya lulus tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas akademik dan aktif mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas.

“Kampus adalah ruang untuk mengasah kemampuan. Manfaatkan masa kuliah sebaik mungkin untuk membangun pondasi, mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan,” pesannya.

Rinto berharap mahasiswa baru Polbeng tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi, pengalaman, karakter, jejaring dan portofolio yang dapat menjadi bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.