Kamis, 03 September 2026 | 12:46:53 WIB | Dibaca : 0 Kali

Bappeda Bengkalis Matangkan Pengisian Data SDGs Action Award 2026

Bappeda Bengkalis Matangkan Pengisian Data SDGs Action Award 2026 Teks foto: Bappeda Bengkalis Matangkan Pengisian Data SDGs Action Award 2026

 

BENGKALIS – Bappeda Kabupaten Bengkalis mulai mematangkan pengisian data untuk mengikuti Indonesia SDGs Action Award (SAA) 2026 kategori Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota melalui platform Integrated Sustainability Movement (I-SIM).

Persiapan tersebut dilakukan melalui rapat internal bersama seluruh bidang di lingkungan Bappeda Bengkalis, menindaklanjuti surat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI Nomor B-17963/D.07/PP.06.01/08/2026 tanggal 21 Agustus 2026 tentang informasi pendaftaran dan partisipasi dalam Indonesia SDGs Action Award 2026.

Rapat tersebut membahas pemenuhan data dan dokumen pendukung yang diperlukan dalam pengisian I-SIM. Teknis pengisian dijelaskan oleh Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Isnaidi.

Isnaidi menyampaikan, batas akhir pengisian I-SIM SDGs Action Award 2026 adalah 12 September 2026. Untuk itu, masing-masing bidang di lingkungan Bappeda diminta bekerja sama melengkapi data sesuai matriks yang telah tersedia.

Ia menjelaskan, data dari masing-masing bidang ditargetkan sudah terisi dan siap dalam format Excel paling lambat 8 September 2026. Setelah seluruh data terkumpul dan dinyatakan lengkap, selanjutnya penginputan ke aplikasi I-SIM akan dilakukan oleh bidang PPM.

"Untuk tanggal 8 September, data dari bidang sudah harus siap dalam format Excel. Setelah terisi oleh bidang-bidang, baru PPM melakukan pengisian ke aplikasi I-SIM," jelasnya.

Dalam proses pengumpulan data, masing-masing bidang dapat menggunakan data tahun 2025 sebagai bahan referensi. Sementara data yang sudah tersedia pada bidang PPE diminta untuk diserahkan kepada PPM sebagai bahan pendukung.

PPM juga akan menyiapkan link untuk pengumpulan data dukung dari masing-masing bidang. Apabila dalam proses pengisian terdapat data yang perlu didiskusikan atau dikonfirmasi, termasuk terkait sumber data dari OPD terkait, maka akan dilakukan pembahasan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Bengkalis, Rahmah Wati Putri, menyampaikan kesimpulan rapat. Ia menegaskan pengisian data harus dilakukan secara bersama-sama sesuai pembagian dan matriks yang telah disiapkan.

Putri juga mengingatkan seluruh bidang untuk memenuhi data sesuai tenggat waktu yang telah disepakati, sehingga proses penginputan ke aplikasi I-SIM dapat dilakukan sebelum batas akhir yang ditetapkan Bappenas.

"Terima kasih sudah hadir dan sudah berkomitmen bersama. Kita selesaikan sesuai pembagian yang sudah disepakati," ujarnya.

Dengan koordinasi tersebut, Bappeda Bengkalis menargetkan seluruh data dukung dapat dihimpun tepat waktu dan proses pengisian I-SIM berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.