BENGKALIS - Bupati Bengkalis Kasmarni status Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Bengkalis bisa naik peringkat dari Madya menjadi Utama. Untuk itu, Bupati mengajak semua pihak untuk memperkuat kerjasama, sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan mewujudkan Kabupaten Bengkalis Layak Anak Kategori Utama
Hal itu disampaikan Bupati Bengkalis dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis Rinto saat membuka Rakor Kabupaten Layak Anak Kabupaten Bengkalis, di ruang rapat Zahari Kantor Bappeda Bengkalis, Kamis (14/12/2023).

"Saya berharap tahun 2024 mendatang Kabupaten Layak Anak Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat ditingkatkan lagi, dari peringkat Madya naik menjadi utama. Untuk itu mari kita perkuat kan kerjasama, sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan mewujudkan Kabupaten Bengkalis Layak Anak Kategori Utama," ujar Rinto.
Kasmarni mengatakan, pada penganugerahan Kabupaten Layak Anak pada tanggal 22 Juli 2023 yang lalu. Kabupaten Bengkalis berhasil naik peringkat, dari Kabupaten Layak Anak Pratama, menjadi Kabupaten Layak Anak Madya. Tentunya semua ini sebuah pencapaian yang perlu diberikan apresiasi, khususnya kepada ketua beserta jajaran gugus tugas KLA serta pihak-pihak yang selama ini ikut terlibat di dalamnya.
Dalam kesempatan itu Rinto berharap, penguatan sinergisitas, koordinasi dan kolaborasi seluruh stakeholders secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan dalam melaksanakan kebijakan program dan kegiatan guna menjamin hak dan perlindungan terhadap anak hendaknya dapat terus kita tingkatkan. Mengingat anak adalah investasi dimasa yang akan datang. “Maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka akan menjadi modal pembangunan,” katanya.
Rinto mengatakan, kepada seluruh perangkat daerah dan stake holder terkait agar dapat kiranya melaksanakan beberapa tugas, antara lain, mengkoordinasikan penyusunan rencana aksi daerah kabupaten layak anak, meliputi 24 indikator yang terbagi dalam 5 klaster. Klaster I hak sipil dan kebebasan, klaster II lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster III kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster IV pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, klaster v perlindungan khusus. Serta desa layak anak dan kecamatan layak anak.

Pada rakor tersebut pesan Bupati Kasmarni, seluruh pihak nantinya, agar dapat memberikan informasi secara rinci tentang strategi, program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2023 serta yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang, dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis sebagai Kabupaten Layak Anak. Dan khusus bagi camat, lurah dan kepala desa kiranya dapat memanfaatkan dana bkk satu milyar yang terus disalurkan, agar dapat disinergikan untuk program dan kegiatan yang berkaitan dengan 24 indikator KLA. Apalagi saat ini seluruh desa sudah ditetapkan sebagai lokus desa model ramah perempuan dan peduli anak.***
Baca Juga
BENGKALIS – Setelah berlangsung selama tiga hari, Bengkalis Durian Fest 2026 resmi ditutup Bupati Bengkalis Kasmarni d
BENGKALIS – Capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bengkalis hingga tahun 2026 tela
BENGKALIS – Tim Supervisi RSSH ATM ADINKES (Asosiasi Dinas Kesehatan) seluruh Indonesia Provinsi Riau melakukan kegiat
BENGKALIS – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis menggelar rapat koordinasi bersama Orga












