BENGKALIS – Kegiatan ASN Mengaji Edisi Ramadan 1447 Hijriah di Musala Al Takhtit Bappeda Kabupaten Bengkalis, Rabu (5/3/2026), menghadirkan penceramah utusan Perkumpulan Mubaligh Bengkalis (PMB), Ustadz Heri Susanto, Lc yang dikenal sebagai ahli di bidang ruqyah syari’ah.
Dalam majelis ilmu tersebut, ia mengangkat tema “Ruqyah Syari’ah”, yang menarik perhatian para jamaah. Bahkan, durasi kajian berlangsung lebih panjang dari biasanya karena banyaknya pertanyaan yang diajukan ASN dan Karyawan Bappeda. Seluruh pertanyaan dijawab secara lugas dan terperinci.
.png)
Ustadz Heri menjelaskan, ruqyah syari’ah merupakan bagian dari metode pengobatan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad. Namun, praktik ini menurutnya kini mulai jarang diamalkan umat Islam.
Ia menuturkan, Rasulullah SAW pernah mengalami gangguan sihir hingga kondisi beliau dibuat seperti kebingungan. Dalam peristiwa tersebut, Malaikat Jibril datang dan meruqyahnya.
Lalu, berkaitan hal tersebut, Allah SWT menurunkan dua surat, yakni Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas, yang dikenal sebagai surat pembatal sihir dan perlindungan dari kejahatan.
“Ruqyah secara bahasa berarti perlindungan. Secara istilah, ruqyah adalah membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa untuk memohon penjagaan serta perlindungan kepada Allah SWT,” jelasnya.
Ia menganjurkan agar umat Islam memperbanyak membaca Al-Falaq dan An-Nas ketika merasa khawatir terhadap dengki atau gangguan. Semua ayat Al-Qur’an pada dasarnya menurut Heri dapat digunakan untuk ruqyah, namun ada beberapa ayat utama yang dianjurkan.
.png)
Di antaranya adalah Surah Al-Fatihah dengan niat sebagai penyembuhan karena Allah, Ayat Kursi dalam Surah Al-Baqarah, serta tiga surat perlindungan yakni Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
Menjawab pertanyaan jamaah terkait hukum ruqyah di bulan Ramadan, Ustadz Heri menegaskan bahwa hukumnya boleh. Bahkan jika dalam proses ruqyah seseorang muntah, hal itu tidak membatalkan puasa selama muntah tersebut tidak disengaja.
Ia juga mengingatkan, gangguan bisa saja terjadi pada siapa pun. Misalnya, seseorang yang tiba-tiba malas beribadah atau mudah marah tanpa sebab yang jelas, bisa jadi perlu melakukan introspeksi dan mendekatkan diri kepada Allah, salah satunya melalui ruqyah syari’ah.
.png)
Melalui kajian ini, para ASN diharapkan tidak hanya memahami konsep ruqyah secara benar sesuai syariat, tetapi juga mampu mengamalkannya sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menjaga diri dan keluarga.
Baca Juga
BENGKALIS – Kegiatan ASN Mengaji Edisi Ramadan 1447 Hijriah di Musala Al Takhtit Bappeda Kabupaten Bengkalis kembali d
BENGKALIS – Kegiatan ASN Mengaji Edisi Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi yang digelar Bappeda Kabupaten Bengkalis
BENGKALIS – Agenda ASN Mengaji Edisi Ramadan 1447 Hijriah di lingkungan Bappeda Kabupaten Bengkalis memasuki hari keti
BENGKALIS – Agenda ASN Mengaji Edisi Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)











