RUPAT UTARA- Tingkat kunjungan wisatawan ke Kecamatan Rupat Utara baik dari Kabupaten Bengkalis maupun dari luar Bengkalis terus meningkat, selama tahun 2024, tercatat 7000 wisatawan datang untuk menikmati keindahan pantai dan resort yang ada di Rupat Utara.

Kondisi itu disampaikan, Camat Utara Aulia Fikri M.Si, saat menyampaikan sambutan pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rupat Utara, Rabu (12/2/25). Seiring semakin ramainya kunjungan wistawan ke Rupat Utara, maka banyak sarana yang harus dilengkapi dan dituntaskan dengan segera, salah satunya akses jalan menuju kawasan primadona pantai itu sendiri.
“Alhamdulillah tingkat kunjungan wisatawan baik dari Bengkalis maupun luar daerah semakin meningkat, selama tahun 2024 tercatat sebanyak 6000-7000 wistawan yang berkunjung ke Rupat Utara. Kami yakin tingkat kunjungan akan semakin ramai bila akses ke kawasan wisata ini semakin mudah dan cepat,” papar Aulia Fikri.
Hanya memang sebut Aulia Fikri, saat ini pihaknya, masih menghadapi persoalan kebersihan, sampah masih terlihat merata tempat, bahkan juga di kawasan pantai, di batu-batu pemecah ombak dan pengaman pantai. Untuk itu, dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Bengkalis membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Rupat Utara.
TPA ini sejatinya masuk ke dalam usulan prioritas pada tahun lalu (2024), namun belum terealisasi. Hal tersebut masih dimaklumi mantan Sekretaris Camat Siak Kecil ini, mengingat keterbatasan anggaran,” Kami juga memaklumi kondisi keuangan daerah pada saat ini, namun pembangunan TPA ini sangat-sangat prioritas bagi menunjang kawasan wisata Rupat Utara,” sebutnya.
Untuk mengatasi persoalan sampah, pihaknya sebut camat bersama masyarakat dan UPT Pariwisata sering melakukan gotong-royong membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sekitaran pantai dan lingkungan, ”Kalau musim kering biasanya sampah-sampah ini kami bakar tapi kalau musim penghujan sulit kami menanganinya. Sekali lagi, kami sangat berharap pembangunan TPA ini dibangun di tempat kami, insyaallah lahannya sudah ada,” harap camat lagi.
Selain pembangunan TPA, camat juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas lainnya, seperti rehab berat Masjid Raya Rupat Utara, saat ini kondisinya bocor dan beberapa titik harus dilakukan rehab berat. Selain itu camat juga mengusulkan pembangunan sanitasi perumahan dsn lainnya.

Sementara itu anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Feri Stumeang SE, saat menyampaikan sambutan siap bersama-sama mengatasi persoalan sampah di Ruat Utara. Sebagai kawasan wisata, selayaknya Ruat Utara bersih dan asri sehingga wisatawan nyaman.
“Persoalan sampah ini saya siap diajak bersama-sama membahas seperti apa langkah-langkah yang akan diambil. Saya siap jalin komunikasi dengan OPD terkait, DLH, Pariwisata dan mana-mana OPD yang terlibat langsung menangani persoalan sampah ini. Mumpung kasusnya belum seberat daerah lain, maka harus segera kita tangani dan kita rancang dengan baik, “ujar Feri.
Politisi PDI Perjuangan ini turut mengakui bahwa kondisi keuangan daerah pada saat ini sedang tidak baik-baik saja, namun begitu bukan berarti harus pasrah. Semua pihak harus berbuat dan tetap merancang program kegiatan dengan baik, “Sikit sama sikit, jangan kita diam. Biarpun sedikit tapi program prioritas untuk kamoung kita tetap kita rancang dan usulkan sehingga usukan itu benar-benar tepat sasaran,” pintanya.
Anggota DPRD dua priode ini, mengajak semua pihak untuk menjalin komunikasi dengan baik, melalui anggaran pokirnya, Feri siap menampung usulan yang benar-benar prioritas dan dibutuhkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Drs Johansyah Syafri saat membuka kegiatan Musrenbang menyampaikan, bahwa pada tahun anggaran 2025 ini Kecamatan Rupat Utara mendapatkan alokasi anggaran yang diperuntukan pada beberapa kegiatan.
Diantaranya; Pemeliharaan rutin Jalan di Kecamatan Rupat Utara sebesar Rp1,5 milyar, Normalisasi Parit Jalan se-Kecamatan Rupat Utara Rp2,2 milyar, Rehabilitasi Rumah Dinas Kecamatan Rupat Utara Rp 1,9 milyar, dan peningkatan prasarana dan sarana umum utilitas perumahan pemukiman sebesar Rp2,4 milyar, serta kegiatan lainnya di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, pariwisata, sosial, dan sektor lainnya.
Hanya saja kata Johan, alokasi anggaran itu disahkan sebelum keluar Inpres No 1 Tahun 2025 terkait efiesiensi Anggaran Belanja,”Harapan kita tentunya anggaran yang untuk Kecamatan Rupat Utara ini tidak berubah dan dilaksanakan sesuai anggaran yang sudah disahkan. Namun jika nanti terjadi penguran dan apapun itu, mohon bapak-bapak kepala desa, Ketua BPD dan masyarakat bisa memakluminya,” pesan Johan.

Terakhir, kepada seluruh perangkat daerah, Johan mengingatkan, untuk dapat mensinergikan usulan prioritas dari setiap desa di Kecamatan Rupat Utara ini, agar menjadi bagian dari Rencana Kerja Perangkat Daerah sesuai dengan kewenangan dan tupoksinya masing-masing, Pelajari dan pahami serta pertajamkan kembali rumusan program dan kegiatannya dengan tetap mengedepankan azas efektifitas, efesiensi serta pertimbangan kemampuan keuangan daerah,” pesan Johan.
Baca Juga
BENGKALIS- Momentum bulan Suci Ramadhan 1446 H kali ini, Senin (24/3) kembali dimanfaatkan oleh keluarga besar Badan Per
BENGKALIS- Tim Evaluasi Perencanan dan Penganggaran (Evran) BPKP Provinsi Riau, siang Rabu (19/3) menyambangi Kantor Bap
BENGKALIS -Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis menuntaskan Musrenbang Rencana Kerja Pemer
BENGKALIS -Bupati Bengkalis Kasmarni mengingatkan sejumlah hal yang harus di jalankan Perangkat Daerah di lingkungan Pem