Forum Konsultasi Publik RPJMD dan Musrenbang RKPD 2026, Bupati Ingatkan 4 Hal Ini

Forum Konsultasi Publik RPJMD dan Musrenbang RKPD 2026, Bupati Ingatkan 4 Hal Ini Teks foto:

BENGKALIS -Bupati Bengkalis Kasmarni mengingatkan sejumlah hal yang harus di jalankan Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Diantaranya menggali potensi pendapatan baru Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat kordinasi dengan Pemerintah Pusat, cermat dalam efesiensi dan berinovasi.

Hal itu diungkapnya disela membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bengkalis Tahun 2025-2029 dan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPD) Kabupaten Bengkalis Tahun 2026, Senin (10/4/2025) di Balai Kerapatan Adat Wisma Sri Mahkota.

Menurut Bupati, Kepala Perangkat Daerah yang ditugaskan sampai saat ini harus mampu untuk menggali potensi baru PAD dari setiap sektor.

"Jadi jika ada OPD yang berhasil menggali potensi PADnya, berhasil meningkatkan cukup signifikan nanti kami berikan reward. Tapi kalau tidak bergerak juga, siap siaplah. Kami perlu OPD yang mampu dan bisa melakukan hal-hal seperti ini,"ucap Kasmarni.

Kemudian, kepada seluruh OPD mengingatkan untuk memperkuat akses komunikasi ke kementerian atau lembaga dipusatkan untuk mendapatkan sumber sumber pembiayaan di luar APBD.

"Ketiga, melakukan efesiensi dengan perhitungan cermat pada setiap item belanja agar terhindar dari pemborosan atau belanja tidak bermanfaat langsung pada program. Dan terakhir, lakukan inovasi baru dalam pelaksanaan program agar penghematan belanja tidak berpengaruh pada program kerja,"tegasnya.

Disamping itu, Kasmarni menyampaikan substansi rancangan awal RPJMD Kabupaten Bengkalis tahun 2025-2029. Pertama, Visi Kabupaten Bengkalis yang telah dirancang dan dijanjikan pada masa kampanye adalah terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia yang akan dicapai melalui tiga Misi.

Pertama, mewujudkan pengelolaan keuangan daerah, potensi SDA dan SDM yang efektif dalam memajukan perekonomian yang berdaya saing. Kedua, mewujudkan reformasi birokrasi serta penguatan nilai-nilai agama dan budaya melayu menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berkarakter. Ketiga, mewujudkan penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan mengembangkan potensi wilayah perbatasan untuk kesejahteraan rakyat.

Tiga Misi itu didukung dengan 5 program unggulan. Pertama, bantuan keuangan 1 milyar 1 desa dan tambahan alokasi 1 milyar 1 kecamatan dan 1 kelurahan. Kedua, beasiswa khusus dan berprestasi. Ketiga, akses jaminan sosial dan kesehatan total bagi masyarakat. Keempat, optimalisasi pelayanan transportasi antar pulau dan terakhir pelayanan sistem kependudukan berbasis mobile.

Kemudian ada 9 program strategis, baik yang akan dikerjakan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis maupun bersifat dukungan dan sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan sektor lainnya diantaranya mendorong percepatan pembangunan jembatan Pulau Sumatera-Pulau Bengkalis, pembangunan RS Pratama Bukit Batu, mendorong percepatan pembangunan Kawasan Industri Buruk Bakul.

Kemudian melanjutkan pembangunan Duri Islamic Centre, pembangunan Balai Raja Eco-Park, mendorong pembangunan Politeknik Duri, mendorong terwujudnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Pulau Rupat, pembangunan pusat Tamadun Islam di Pulau Bengkalis dan revitalisasi kebun binatang Selat Baru.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Arh Irvan Nurdin, Kapolres AKBP Budi Setiawan, Kepala Kejaksaan diwakili Kasi Intelijen Resky Pradhana Romli, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis Rinto. Kemudian, Sekda Bengkalis Ersan Syaputra TH, Wakil Ketua III serta bersama anggota DPRD Bengkalis, Kepala Perangkat Daerah dan unsur organisasi, BUMD dan Perguruan Tinggi.


Baca Juga


Tulis Komentar