Tim Evran BPKP Sampaikan Tiga Rekomendasi Kepada Bappeda. Hasil Evaluasi di Lima Sektor Program Kegiatan

Tim Evran BPKP Sampaikan Tiga Rekomendasi Kepada Bappeda. Hasil Evaluasi di Lima Sektor Program Kegiatan Teks foto:

BENGKALIS- Tim Evaluasi Perencanan dan Penganggaran (Evran) BPKP Provinsi Riau, siang Rabu (19/3) menyambangi Kantor Bappeda Kabupaten Bengkalis. Tim menyampaikan dan mendiskusikan bersama hasil evaluasi sementara atas perencanaan dan penganggaran program kegiatan dan sub kegiatan di sejumlah perangkat daerah di  Pemkab Bengkalis. Ada tiga rekomendasi yang disampaikan dari hasil evaluasi tersebut.

Tim Evran BPKP terdiri dari 4 orang tersebut,  Arif Rahman sebagai Ketua, Dini Martisa Candra, Pengendali Teknis serta dua orang staf lainnya. Mereka disambut Sekretaris Bappeda Bengkalis, H Syahruddin S.Si, didamping Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan, Rahmah Wati Putri ST, M.Si, Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Andrius M.Si, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia,  Muhammad Ikhwan Syuhada S.STP, M.Si, Kabid Perekonomian dan Sumberdaya Alam, Wan Zulkarnanda M.Sc serta sejumlah pejabat fungsional lainnya.

Disampaikan Dini Martisa Candra, bahwa evaluasi yang dilakukan memfokuskan terhadap lima sektor yakni; Pendidikan, Kesehatan, Pengentasan Kemiskinan, Penurunan Prevalensi Stunting dan UMKM. Pihaknya juga sudah mengkonfirmasi 16 OPD terkait program kegiatan di masing-masing OPD tersebut, “Anggaran untuk ke lima sector tersebut sebesar Rp 1,9 Triliun lebih atau 59,97 persen dari total APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2025 Rp 3,2 Triliun lebih,” papar Dini.

Selanjutnya Arif Rahman menyampaikan bahwa, hasil evaluasi menunjukkan bahwa perencanaan dan penganggaran masih ada yang belum optimal mendukung pencapaian sasaran pada ke lima sektor tersebut. Kondisi tersebut sambung Arif, utamanya dipicu oleh kurang tepatnya mengidentifikasi strategi, subtansi program dan kegiatan yang belum terukur keberhasilannya dan lainnya.

Dari evaluasi di lima sektor tersebut, Tim Evran BPKP menyampaikan tiga rekomendasi. Pertama, memperbaiki kualitas sasaran strategis pemerintah daerah dan indikator kinerja berorientasi hasil Ultimate Outcome (hasil akhir) serta perbaikan diskripsi sasaran program, kegiatan dan sub kegiatan serta perbaikan indikator dan targetnya.

Kedua, melakukan intervensi pada pilar-pilar utama untuk mencapai Ultimate Outcome dan dapat menjawab isu strategis pada lima sector yang dilakukan evaluasi. Ketiga, melakukan realokasi anggaran dari sub kegiatan yang berpotensi tidak efesien.

Sebelum itu, Kepala Bappeda Bengkalis diwakili Sekretaris Bappeda, H Syahruddin S.Si mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik Evaluasi Perencanaan Dan Penganggaran yang dilakukan tim Evran BPKP Perovinsi Riau. Hal itu katanya, sebagai salah satu elemen dalam melakukan evaluasi terhadap implementasi strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Perangkat Daerah terkait.

“Sehingga ini akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis khususnya Bappeda sebagai Perangkat Daerah yang menjadi leader dalam perencanaan dan pengkoordinasian perencanaan termasuk penganggarannya,” ujar Syahrudin.

Terkait tiga rekomendasi yang disampaikan Tim Evran BPKP, Syahrudin menyampaikan, bahwa inti dari rekomendasi tersebut adalah perbaikan. Untuk itu, pihaknya sepakat untuk melakukan perbaikan dan korektif sesuai rekomendasi yang diberikan.

Hanya saja imbuh Syahruddin, pada bagian realokasi anggaran karena berpotensi tidak efesien akan dilakukan diskusi lebih konfrehensif dengan semua perangkat daerah, karena hal tersebut menyangkut dengan tahapan dan hal-hal lainnya,”Mungkin bisa dilakukan pada tahapan perubahan nantinya,” ungkap Syahruddin. ***


Baca Juga


Tulis Komentar