BENGKALIS – Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso meminta para kepala desa untuk memperkuat dan memanfaatkan relasi yang baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat guna mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, di tengah kondisi fiskal yang cenderung menurun, seluruh pihak harus saling menguatkan dan tidak larut dalam keluhan yang justru dapat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
“Giatlah memberikan yang terbaik. Banyak desa yang berhasil karena memiliki relasi yang baik, baik dengan DPRD maupun pemerintah provinsi, sehingga APBN atau APBD provinsi bisa dibawa ke daerah. Kalau kita hanya menghabiskan yang ada, semua bisa,” ujar Bagus Santoso saat membuka Musrenbang Kecamatan Bengkalis Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD 2027, Senin (26/1/2026), di Aula Kantor Camat Bengkalis.
Dalam kesempatan tersebut, Bagus Santoso mengungkapkan bahwa jalan poros Ketam Putih menuju Desa Sekodi masih menyisakan sekitar sembilan kilometer yang belum teraspal. Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kata dia, berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan jalan tersebut yang selama ini menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Wabup juga berharap Musrenbang menjadi wadah musyawarah untuk menentukan program dan kegiatan yang benar-benar prioritas.
“Kita bermusyawarah saja, tidak perlu membawa ego masing-masing. Ajukan yang benar-benar prioritas. Saya mohon Pak Kades, Pak Camat, dan BPD persoalan di lapangan sampaikan kondisi apa adanya. Karena memang anggaran yang kita miliki saat ini porsinya terus mengalami penyusutan,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Bengkalis Taufik menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan di Kecamatan Bengkalis yang memiliki 28 desa dan 3 kelurahan. Ia menyebutkan, infrastruktur jalan, sektor ekonomi UMKM, sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan masih menjadi fokus utama usulan.
“Peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang merata dan berkelanjutan ini berkaitan dengan penuntasan jalan poros yang sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Tinggal sembilan kilometer lagi menuju Desa Sekodi. Tentu kami berharap pembangunan ini terus berlanjut,” jelas Taufik.
Selain infrastruktur, Taufik juga berharap adanya dukungan dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, seperti batik tenun Teluk Latak. Kemudian, ia juga menyoroti perlunya pembenahan dan penertiban tata kelola pedagang yang masih berjualan di badan jalan.
Musrenbang Kecamatan Bengkalis tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Bengkalis Hendra, Boby Kurniawan, dan Fakhtiar Qodri, Kepala Bappeda yang diwakili Kabid PPE Andrius, sejumlah kepala perangkat daerah, tim percepatan pembangunan, serta unsur pemerintahan desa se-Kecamatan Bengkalis.
Baca Juga
BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan usulan pembangunan daerah harus berbasis aspirasi masyarakat mel
BENGKALIS- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis, Rinto SE, M.Si, menggelar diskusi
BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar pembahasan
BENGKALIS – Dalam rangka menyinkronkan program kebijakan serta skema pembiayaan beasiswa di Kabupaten Bengkalis, Badan












